DuniaJilbab

DuniaJilbab

Tuesday, 25 November 2014

Pacaran Yang Baik Menurut Agama Islam


Pacaran seperti yang biasa dilakukan oleh anak muda akhir-akhir ini sangat tidak dianjurkan dalam islam, karena bertentangan dengan ajaran islam yang tidak memperbolehkan pacaran. Hubungan "pacaran" dalam islami disebut ta'aruf. Dan ini sangat bertentangan dengan pacaran "bebas" yang akhir-akhir ini kita saksikan di tengah-tengah masyarakat yang terpengaruh budaya barat.

Pacaran dalam islam sangat ketat bagi anak-anak remaja jaman sekarang. Remaja jaman sekarang mungkin sudah banyak yang lepas dari ajaran-ajaran islam. Gaya berpacaran anak remaja sekarang sudah sangat kelewat batas. Pacaran kalau tidak dengan nafsu mungkin sudah gak asyik (kata sebagian besar anak remaja). tapi apakah mereka tidak takut dengan hukuman yang akan mereka dapat nantinya?. Mungkin banyak yang berfikir seperti itu, tapi setelah mereka bertemu dengan lawan jenisnya atau pacarnya, semuanya itu tidak berlaku lagi. Yang pasti semua itu terpengaruh oleh hasutan setan. Masih ingatkan dengan sabda Rosulullah, "jika dua lawan jenis berduaan, maka yang ketiga adalah setan". Mungkin sebab itulah para anak remaja jaman sekarang kelewat batas dalam berpacaran.

Pacaran dalam hukum islam sangat dilarang (Baca juga: Pacaran itu tidak nikmat dan tidak spesial ). Yang diperbolehkan adalah Ta'aruf, namun ini juga masih sering diperbincangkan. Pacaran dalam islam (Ta'aruf) ini, ada banyak batasannya. Batasan dalam berpacaran menurut hukum islam diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Tidak melakukan perbuatan yang dapat mengarahkan kita kepada perbuatan zina, Di antara perbuatan tersebut seperti berdua-duaan dengan lawan jenis ditempat yang sepi, bersentuhan termasuk bergandengan tangan, berciuman, dan lain sebagainya.

2. Tidak menyentuh perempuan yang bukan muhrimnya karena sudah ada hukum islam nya.

3. Tidak berduaan dengan lawan jenis yang bukan muhrimnya, karena mengakibatkan munculnya hawa nafsu.

4. Harus menjaga mata atau pandangan kita ke pandangan yang mengarah pada timbulnya hawa nafsu. Sebab mata kuncinya hati. Dan pandangan itu pengutus fitnah yang
sering membawa kepada perbuatan zina.

5. Menutup aurat Sangat diwajibkan kepada kaum wanita untuk menjaga aurat dan dilarang memakai pakaian yang mempertontonkan bentuk tubuhnya, kecuali untuk suaminya. Dalam hadis dikatakan bahwa wanita yang keluar rumah dengan berpakaian yang mempertontonkan lekuk tubuh, memakai minyak wangi yang baunya semerbak, memakai make up dan sebagainya setiap langkahnya dikutuk oleh para Malaikat, dan setiap laki-laki yang memandangnya sama dengan berzina mata dengannya. Di hari kiamat nanti perempuan seperti itu tidak akan mencium baunya surga, apa lagi masuk surga.

Selagi batasan Ta'aruf (pacaran dalam islam) di atas tidak dilanggar, maka pacaran dalam islam seperti yang dijelaskan di atas hukumnya boleh. Tetapi persoalannya sanggupkah pacaran tanpa berpandang-pandangan, berpegangan, bercanda ria, berciuman, dan lain sebagainya. setelah itu terserah dijers bagaimana menyikapinya. Jika ukhti sudah tahu akibat dari perbuatan, ukhti harus berfikir dewasa dalam menyikapinya.

Sumber: Dari berbagai sumber di google.co.id

154 comments:

  1. Ada yang ketinggalan, mungkin juga harus masuk juga tujuan kenapa harus berpacaran?

    ReplyDelete
    Replies
    1. kUNJUNGI Cara Memilih Pacar Yang Baik
      http://indonugraha.blogspot.co.id/2014/10/cara-memilih-pacar-yang-baik.html

      Delete
  2. Menurut saya pacaran itu haram..
    Karena setiap aktifitas2 pacaran itu menuju kepada zina..
    Anda tidak konsisten dengan apa yg anda katakan.. Katanya pacaran sah2 saja, tapi kenapa anda tidak mencantumkan bentuk pacarannya.. Gimana sampai bisa sah2 saja..
    kalau memang pacaran itu haram, yaa dibilang haram saja.. Karena memang aktifitas pacaran itu menuju zina.. Bahkan dalam islam tdk ada yg namanya pacaran.. Kalau ada dalilnya coba diberitau.. Palingan yg ada cuman ta'aruf...

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul, pacaran memang haram. Pacaran dalam islam (Ta'aruf) saja yang diperbolehkan. Itupun dengan aturan yang ketat. :)

      Delete
    2. baiknya ta'aruf melibatkan saudara atau kerabat sebagai saksi. tidak boleh berduaan saja. :)

      Delete
    3. Hanya menambahkan, bahwa ta'aruf berbeda dengan "pacaran"
      ^^

      Delete
    4. Hanya menambahkan, bahwa ta'aruf berbeda dengan "pacaran"
      ^^

      Delete
    5. @dunia jilbab: Ta'aruf bukan pacaran dalam Islam. jangan serampangan menyatakan ta'aruf itu sebagai pacaran dalam islam. #ilmu sebelum berkata dan berbuat

      Delete
    6. This comment has been removed by the author.

      Delete
    7. Ta'aruf.. berapa lama rentang waktu dalam berdandan ta'aruf? Apakah juga ditentukan? Dalam hal ini, menunggu pasangan untuk siap menikah dalam jangka waktu yang lama bukankah sangat membosankan?

      Delete
    8. seperti yang biasa dilakukan oleh anak muda akhir-akhir ini sangat tidak dianjurkan dalam islam, karena

      Delete
    9. bukankah pacaran itu hukumnya haram, karena merujuk ke zina.. gak ada yang namanya pacaran yang islami (ta'aruf mksud anda), anda salah.. setau saya ta'aruf itu bukan pacran, tapi pengenalan calon suami dan istri, itu pun mempunyai batas waktu.. tapi klo pacaran ada batas waktu????
      dan satu lagiii tidak ada pacaran yang islami, pacaran kan sudah merujuk ke zina.. jagankan untuk melakukaan zina, memdekatinya saja kita tidak bolehh.. setidaknya kalaupun anda pacaran yangislami kata anda itu, anda pasti telah melakukan setidaknya zina mata...

      Delete
    10. Bagaimana dengan kalian hai ukhti yg keluar tanpa mahram, melihat teman lelaki didalam kelas, disekolah atau dikampus? Berarti itu termasuk zina mata kan?
      Lalu cerita pada zaman rasulullah bahwa perempuan hendaknya jika ia ingin berbicara harus melalui belakang tabir, apakah disetiap tempat memiliki tabir? Tabir juga dalam bentuk apa saja? Lalu bagaimana kita saling mengenal? Bgmna jga kita bersalaman pada yg bukan mahram?

      Delete
  3. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  4. pacaran memiliki batasan tertentu... seharusnya bukan pacaran yg memiliki batasan tapi zina memiliki batasan.. dari penglihatan.. pikiran.. berbicara romantis kpd yg bukan muhrim.. sentuhan.. terus menerus hingga jatuh dalam zina besar yaitu memasuki kelamin laki2 kedalam kelamin perempuan..
    dan pacaran adalah jalan emas menuju kemaksiatan... mungkin awal2 orang berfikir asal tidak dua2an.. kemudian naik asal tidak sentuhan.. kemudian asal tidak ciuman.. hingga berfikir asal tidak hamil... ini hampir sama seperti merokok jalan emas menuju narkoba...

    ReplyDelete
  5. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  6. Itu terjadi didepan saya. Teman saya sendiri malah, gimana yah mau bilanginnya, dia jga kyaknya udah lupa ama temennya sendiri karna udah ngerasain cinta.saya takut dia terjerumus

    ReplyDelete
  7. Asslamua'laikum wr.wb
    Ga da pacaran dalam islam yang da ta'aruf. Kalo ga tahan ya nikah, kalo ga mampu puasa aja untuk menahan syahwat.
    Terima kasih......

    ReplyDelete
  8. kalau pacaran ny saling mengingatkan untuk sholat,tidak prnah berduaan,kalau yg tidak menjerumuskan untuk berbuat zina itu gimana

    ReplyDelete
    Replies
    1. yang namanya pacaran tetap saja melanggar kaidah syariat dan ajaran Allah, ukhti. Sebaiknya diarahkan ke ta'aruf supaya lebih terjaga. saat ta'aruf bisa saling mengingatkan sholat, tentunya dengan mematuhi kaidah2 ta'aruf.

      Untuk info mengenai ta'aruf, bisa ukhti cek di official website dije: Apa itu Ta'aruf atau di: Ta'aruf dan suara hati para lelaki semoga memberikan pencerahan. :)

      Delete
    2. setuju dengan pendapat di atas, pacaran dan ta'aruf itu beda. :D

      Delete
  9. tapi tetep aja dalam islm itub tidak ada namanya pacaran yang ada ta'aruf kemudian nikah.

    ReplyDelete
  10. Inggit: iyalah putusin aja, lo mau jodoh lo udah dinikmatin orang lain duluan? Belum tentu pacar lo itu bakal jadi pendamping hidup lo!!!

    ReplyDelete
  11. Taaruf itu kenalan, bukan pacaran islami. Nora lo!!!

    ReplyDelete
  12. pacaran itu tidak ada gunanya ...
    karn. kenapa biar pun kita tidak pengan tangan.bersentuhan bukan
    muhrimnya.....tetapi ada yangnamaa telponan
    di situlah ada timbul zina lisan

    ReplyDelete
  13. Artikel ngawur pacaran gk ada dalam ajaran agama islam

    ReplyDelete
  14. Taek kabeh.. Unu kk debat .. Alay loh.. Lnsung rabi lak est (y)

    ReplyDelete
  15. bagaimana kalau ldr dan hanya berhubungan via suara atau ponsel?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya rasa untuk larangan2 tertentu, tidak hanya Islam yan melarang hal2 tertentu, agama lain juga melarang. Contohnya pada buku teologi kristen, perjanjian lama dijelaskan bahwa jangan pun bersina tapi mendekatinya pun hara. Tolong digaris bawahi tentang MENDEKAI dan HARAM., nah, pertanyaanya jika pacaran lewat hp / ldr. Menurut saya dan yang telah saya baca, dan yang telah saya cantumkan diatas bahwa Jika kita mendekai zina itulah yang dikatakan haram. Jadi pacaran lewat hp perlu dipertanyakan, karena jelas jika pacaran pasti sepasang kekasih mita dicium lah, minta fotolah segala macam, dan itu semua sudah tergolong mendekati zina., dulu zaman rasul belum ada hp sehingga tidak ada hadis yang menuju kesitu, tapi menurut pemahaman saya yang bodoh ini, firman Allah tentang zina sudah sangat cukup untuk penjelasan tentang pacaran dan sejenisnya., makanya Rasul mengatakan, jika kita berpatokan pada Alquran dan Hadits maka selamatlah kita dunia akherat., trimsss... :)

      Delete
    2. zina itu bukan hanya berhubungan suami istri tapi zina itu bermacam-macam, mata zinanya melihat aurat, telingan mendengar , dll

      Delete
  16. Artikel yang bagus.
    Jangan lupa kunjungi www.refiza.com
    Ada banyak souvenir cantik untuk pengajian, haji, pernikahan.

    ReplyDelete
  17. tolong di jawab pertanyaan2 kami....

    ReplyDelete
  18. Pcran dalam islam ? Setau saya pcran itu nggak ada dalam islam, taaruf itu pcran dalam islam ? Setau saya taaruf itu berbeda dngan pcran, dan nggak ada yg namanya pacaran menurut islam, taaruf tdak bsa d katakan dngan pacaran

    ReplyDelete
    Replies
    1. setuju mba, tergantung kita yang menyikapi dan menjalani nya mba.

      Delete
  19. Assalamualaikum wr wrb. Ini sangat menginspirasi dan bermanfaat bagi saya. Terima kasih!

    ReplyDelete
  20. Berhubungan Via phonsel juga dosa. itu zina melalui telinga(dgn apa yg di dengar)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Klo pacaran Dalam hubungan LDR tetapi,Tidak pernah Mengontek Lewat Sms tlpn atw Aplikasi lain nya, Minta Jawaban nya ukh akh. Trmksh Wasalam.

      Delete
  21. Jika kita memiliki sahabat laki2 boleh nggak?? Tp nggak deket2an..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh..asal benar2 bisa menjaga hijab (batasan) antara lawan jenis yg bukan muhrim.
      Tapi sebaiknya ya tetap dihindari, kenapa? Karena hati orang siapa yg tau... disitulah peran pihak ketiga alias syaitan, bisa2nya semakin lama justri semakin menimbulkan "benih2 perasaan" yg tidak seharusnya.. #seringkejadian #hatihatibaper #waspadalah #waspadalah

      Delete
  22. Tapi bagaimana dengan pacaran yg ujungnya sudah dilandasi dengan ikatan pertunangan? Apa hukumnya ? Dan tindakan apa yg harus dilakukan agar tidak terjerumus dekat dengan fitnah ataupun zinah ??

    ReplyDelete
    Replies
    1. yang namanya pacaran tetap dilarang mba,,
      walaupun mereka sudah bertunangan,,,
      yang namanya bertunangan kan belum ada ijab dan qobul, blm ada saksi, belum ada penghulu, dan belum sah menjadi suami-istri.
      laki-laki dan perempuan akan sah bila ada ijab dan qobul, para saksi, wali dari si perempuan, mahar, dan penghulu.

      Delete
  23. Tapi bagaimana dengan pacaran yg ujungnya sudah dilandasi dengan ikatan pertunangan? Apa hukumnya ? Dan tindakan apa yg harus dilakukan agar tidak terjerumus dekat dengan fitnah ataupun zinah ??

    ReplyDelete
  24. Kalau dari sya pribadi yang namanya pacaran itu dosa. Jadi walaupun itu sudah dilandasi pertunangan ataupun apa itu namanya. Sebaiknya jangan dengan kata pacaran, dan jangan lakukan dasar2 dari pacaran tp lakukanlah dasar2 dari ta'aruf

    Untuk hukumnnya menurur saya sama saja haram

    Untuk tindakannya yaitu laksanakanlah dasar2 atau pokok2 dari ta'aruf tadi

    ReplyDelete
  25. kalau pacaran itu haram, bagaimana yg pacaran jarak jauh, yg hanya mengenal melalui foto dan saling menjaga kepercayaan bahwa setiap pasangan setia? semua perlu di perjelas dengan detail. tanpa pacaran bagaimana kita bisa menikahinya ? bukan kah pacaran itu tidak salah, tpi yang salah itu cara mereka yang menjalaninya ? jika semua hanya karna takut terjadi zina bagaimana yg hanya jarak jauh itu ? tolong di jabarkan, bagaimana bisa memiliki seorang pasangan tanpa saling mengutarakan perasaan ? bukan kah ad dalilnya tp saya lupa itu QS brp, yg jelas bunyinya kursng lebih seperti ini "ketika zulaikha mengejar cinta yusuh maka allah menjauhkan yusuf darinya, ketika zulaikha mengejar cinta allah maka allah datangkan yusuf padanya" bukan itu menunjukkan rasa utk memiliki atas dasar cinta... kenapa bisa cinta di bilang tidak boleh ? atau saya yang salah dalam memahami maksud artikel ini. mohon penjelasannya krn ilmu yang bermanfaat akan menjadi amalan yang tidak putus bahkan ketika matipun

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya setuju dengan ini. Krnapa cinta dilarang ?

      Delete
    2. Saya setuju dengan ini. Krnapa cinta dilarang ?

      Delete
    3. Cinta Atau Mencintai Tidak Pernah Dilarang Dalam Islam Kerena Memang Itu Fitrahnya Manusia Dalam Al Qur'an "Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (QS Al-Rûm [30]: 21) Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). (QS Âli `Imrân [3]: 14) Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, kelah Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka kasih sayang. (QS Maryam [19]: 96) Yang Tidak Diperbolehkan Itu Cara Atau Prosesnya, Dan janganlah kalian mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.” (QS Al-Isra [17]: 32). Hindari 'Mendekati Zina' Mulai Dari Zina Terkecil (Zina Hati) Sampai Zina Terbesar (Zina Fisik). Lakukan Secara Syar'i Dalam Islam Hanya Dengan Jalan Nikah, Kalau Belum Sanggup Untuk Menikah Cukup Dengan Berpuasa Untuk Menahan Nafsu Barang siapa yang belum mampu menikah maka hendaklah ia berpuasa, karena puasa adalah penjaga baginya.” (HR. Bukhari dan Muslim). Mungkin Hanya Ini Yang Sempat Saya Utarakan Jika Ada Kekurangan Mohon Dimaafkan.. Terima Kasih.. Wassalamalaikum Warahmatullahi Wabarakatu..

      Delete
  26. Untuk atas saudara saya di atas, silahkan cari di youtube dengan judul "remaja jatuh cinta dr. Zakir Naik" semoga lebih paham dan jelas tentang presepsi cinta kepada lawan jenis . Islam itu indah hingga detailnya sempurna

    ReplyDelete
  27. Dr. Zakir Naik.. This is it.. I like It..

    ReplyDelete
  28. Assallamu'alaikum...
    Kak saya mau tanya....
    Saya ayu dr madiun....
    Saya pernah membaca sebuah novel disitu dituliskan bahwa berpegangan , berciuman , dan bertatapan dengan seorang laki" adalah dosa kecil dan bisa di sucikan dgn air wudhu....
    Apa itu benar kak tolong dijelaskan ?
    Terimakasih...
    Wassallammu'alaikum...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Novelnya apa ya kak??
      Emang dosa bisa di hilangkan dengan wudhu saja??

      Harus tobat dan minta ampun kepada Allah lah kalau dosa,bukan wudhu saja..

      Delete
  29. ka kalau misalkan pacaran dengan orang yg jauh hanya cuma bisa smsan dan teleponan apakah itu boleh.....???

    kasih srannya ka

    ReplyDelete
  30. aslamualaikum.
    permasalahhannya kita hidup di indonesia. disini pergaulan antar laki perempuan, dan budaya dari orang2 sbelum kita, orang berpegangan, berjabat tangan. memamndang, dll dianggap lumrah.
    itu tantangan kita sbg generasi muda untuk menjaga syahwat nafsu kita. tetap kita pada pedoman pacaran yang dibolehkan dalam islam (taaruf)
    wassalam

    ReplyDelete
    Replies
    1. ah itusih bikinan belanda (jaman sekarang) krn sebelum belanda jangankan pacaran seperti sekarang. pengangan tangan aja , bukan tangan yang dipotong tapi leher. jadi jangan menyerahkan hukum pada jaman tapi hukum ada di tangan Allah

      Delete
    2. Apa memang hrs smpai potong leher sdraku ? Gmana kalau dngn tobat ?

      Delete
  31. Assalamualaikum wr wb...apa pean smua pernah memimilik seseorang tersayang tp selain keluarga �� pean...
    Pacar misalnya...low punya bagaimana cara pean pacaran...dan gmn cara pacaran pean...
    Krn tidak mungkin juga pean langsung menikah...
    Dan bohong juga jika gak pernah pegang tangan orang yg pean sayangi....bahkan meluk...di saat orang yg pean sedih ato nangis...

    Terima kasih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Saya Juga Memiliki Perasaan Seperti Perasaan Orang Pada Umumnya, Saya Juga Memiliki Orang Yang Saya Cintai.. Tapi Cara Jalaninnya Yang Biasa Jauh Dari Syariat Islam. Jujur Kalau Saya Cara Jalaninnya Mungkin Sedikit Berbeda Dengan Apa Yang Terjadi Saat Ini. Mungkin Bisa Dibilang Sedikit Norak Kata Anak Jaman Sekarang.. Sebelumnya Si Dia Saya Tanya "Apa Kamu Sanggup Ngejalanin Secara Syar'i" Yaitu Tidak Pernah Bersentuhan Fisik, Membicarakan Hanya Sebatas Agama, Memandang Sebatas Diluar Aurat, Jika Ingin Beoergian Bersama Tidak Lupa Diikutkan Wali Laki2 Dari Dia, Komunikasi Hanya Sebatas Mempertanyakan Masalah2 Penting.. Mungkin Hanya Seperti Itu, Kata Orang Jaman Sekarang Sih.. Kagak Asik.. Tapi Manurut Saya Ini Jalan Yang Terbaik Ngejalanin Suatu Hubungan Agar Terhindar Dari Fitnah Dan Perbuatan Keji.. Sekian.. Terima Kasih..

      Delete
  32. Lebih baik ikutin omongan orang tua aja klo gak boleh pacaran ya udh gak usah pacaran. Karena omongan orang tua pasti mengarah yang baik²

    ReplyDelete
  33. Mantap,, ini die pembahasan yang ana cari,, makasih
    http://www.zonapendidikan.com/

    ReplyDelete
  34. Artikelnya sangat luar biasa, Komentar para pembaca pun juga sungguh luar biasa., namun saya berani mengatakan ini hanyalah pendapat orang yang menulis "TIDAK ADA REFERINSI" yang akurat, seperti komentar diatas, saya cuma meminta jika memang kita ingin menyampaikan hal2 yang seperti ini alangkah baiknya kita mengambil dalil2 yang akurat supaya tidak menimbulkan pertanyaan2 yang ngaur...., daaaan, jika kita memang ingin menyampaikan hal2 yang seperti ini, jangan sampai kita hanya berpatokan pada doktrin Islam, cobalah mengemukakan pendapat larangan pacaran yang ilmia, maksutnya, jika kitaanda mengatakan pacaran itu haram menurut pandangan Islam, maka kita harus membuktikan fakta dan kenyataan tentang kenapa pacaran diharamkan.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Please ye mas, sekalinya haram ya tetap haram, situ dibilang haram masih ngawur juga. Agamamu apa toh? Kalo masnya islam dibaca Al-Quran nya terus diterjemahin, apapun yang dilarang Allah jelas buruk untuk manusianya, ente jadi manusia pembangkang banget

      Delete
  35. saya senang berkunjung di web ini, semoga makin maju, salam dari sabun biex

    ReplyDelete
  36. Kalau pacaran hanya saling mengingatkan dan bikin semangat kuliah bagaimana ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Please ye mba, sekalinya haram ya tetap haram, situ dibilang haram masih ngawur juga. Agamamu apa toh? Kalo mbanya islam dibaca Al-Quran nya terus diterjemahin, apapun yang dilarang Allah jelas buruk untuk manusianya, ente jadi manusia pembangkang banget

      Delete
  37. Gimana kalau langsung dinikahin aja, tapi masih sama orang tua sendiri sendiri :v jadi ntar kalau udah mapan udah kerja langsung serumah ��

    ReplyDelete
  38. Tanda Cinta Bukan Dengan Pacaran, Justru Hal Ini Nih yang Menjadi Bukti Perasaanmu yang Sebenarnya, simak uraiannya DISINI

    ReplyDelete
  39. menurutkusih pacaran boleh-boleh saja dengan syarat tidak menjerumuskan kepada zina. gmana caranya? cuman satu caranya... yaitu NIKAH, stelah nikah baru deh pacaran sepuasnya dengan istri.gmana? itu sih pengalaman ana ......

    ReplyDelete
  40. Nikah baru pacaran,itu halal

    ReplyDelete
  41. Kak boleh nanya gak... seumpama kita di tembak cowok... apa yang harus kita katakan.... kan dalam islam pacaran itu haram.... terus apa yang harus saya lakukan kak.... apa di tolak saja.. atau di terima kak... minta solusinya ya kak....

    ReplyDelete
  42. Kak boleh nanya gak... seumpama kita di tembak cowok... apa yang harus kita katakan.... kan dalam islam pacaran itu haram.... terus apa yang harus saya lakukan kak.... apa di tolak saja.. atau di terima kak... minta solusinya ya kak....

    ReplyDelete
  43. Artikel dan semua komentar nya sngat bgus..kebetulan saya sedang menegaskan niat saya untuk memutuskan pacar sayaa,karena saya tidak mau jatih kedalam lubang dosa yg lebih besar . wlaupun ada rasa takut tpi insaallah dengan niat baik pasti bisa..

    ReplyDelete
  44. Artikel dan semua komentar nya sngat bgus..kebetulan saya sedang menegaskan niat saya untuk memutuskan pacar sayaa,karena saya tidak mau jatih kedalam lubang dosa yg lebih besar . wlaupun ada rasa takut tpi insaallah dengan niat baik pasti bisa..

    ReplyDelete
  45. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  46. begini saja pacaran tu sebenarnya boleh TAPI harus dengan kegiatan positif yang memotivasi dan menjaga satu sama lain untuk menjauhi zina,dan bisa ditambahkan untuk saling mengingatkan satu sama lain...?


    menurut aganwan dan agan wati itu haram kah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Situ emang kuat gak ngeliat muka pacar ente? Kesenggol aja gak boleh gan, BUKAN MUHRIM, tolong jangan biarkan setan mengubah jalan pikiran kita sebagaimana muslim seharusnya

      Delete
  47. Pacaran itu dua insan yg saling mengetahui bahwa dia saling mencintai dan menyayangi,

    ReplyDelete
  48. Pacaran itu dua insan yg saling mengetahui bahwa dia saling mencintai dan menyayangi,

    ReplyDelete
  49. Yang komen diatas gua jomblo semua maklum ya kwkwkw

    ReplyDelete
  50. Dari pada debat tanpa dalil, ni mending baca dalil2nya https://rumaysho.com/165-cinta-bukanlah-disalurkan-lewat-pacaran.html
    Dan untuk yang nulis artikel ini disarankan menuliskan dalil2nya ketika mengatasnamakan islam.karen tuntunan kita sebagai umat muslim adalah Al-Qur'an dan sunnah.

    ReplyDelete
  51. Replies
    1. Bukan susah mas, dalam agama kami itu harga diri dan kehormatan seseorang nomor satu, terutama bagi kaum wanita, emang masnya mau punya istri yang udah pernah berduaan sama pria lain sampai terjerumus ke hal hal berdosa? Gak ada mas laki laki yang mau

      Delete
  52. kalau dikaitkan dengan agama yang nama berpacaran itu memang tidak ada dan tidak dianjurkan.. aku rasa cukup banyak juga dalilnya dalam alquran.. kenapa pacaran tidak dianjurkan juga bisa dijelaskan secara ilmiah.. salah satu nya dengan pacaran otomatis perasaan akan terlibat semakin dalam ketika sudah semakin dalam sangat mudah terjadinya perbuatan kearah "sana" yang mengatas namakan cinta.. yang ketika dilakukan mungkin tidak ada penyesalan jika memang akhirnya kita dipersatukan dengan pasagan saat ini.. namun jika ternyata yang saat ini disamping kita tidak menjadi pasangan kita akan ada sedikit penyesalan dan akhirnya terpaksa menerima kenyataan.. alhamdulillah kalau masih bisa menjaga "harga diri" sampai menikah nanti.. jika tidak? bagi wanita sangat sulit mencari pria yang mau menerima keadaan anda apa adanya... yang terjadi apa hanya rasa bersalah, kecewa, dan minder.. ini yang paling realistis menurut saya.. terlalu banyak contoh kasus yang dimulai dari yang namanya pacaran.. contoh kejahatan dan pembunuhan yang terjadi akhir" ini juga kebanyakan berawal dari pacaran, ketika perempuan meminta tanggung jawab kemudian si pria tidak ingin akhirnya dibunuh dan di mutilasi.. oke tidak bisa disamakan semua namun awal mulanya sama kan "pacaran atas nama cinta" berakhir seperti itu.. memang yang nama jodoh kita tidak tau seperti apa nantinya.. jika kita bisa dikasih pilihan untuk menjadapat jodoh dengan jalan yang baik.. kenapa harus jalan yang buruk.. saya sendiri sedang belajar untuk menjadi lebih baik lagi dengan tidak pacaran.. bukan berarti tidak pernah namun saya rasa pengalaman saya tentang pacaran sudah cukup jadi pelajaran yang menurut saya tidak ada manfaat... tidak pacaran bukan berarti tidak bergaul.. saya tetap bergaul dengan teman" lawan jenis ataupun sesama.. malah menurut saya mencari teman hidup seharusnya dimulai dengan berteman bukan dengan pacaran.. dengan berteman kita bisa saling kenal satu sama lain.. tapi jangan atas namakan berteman namun tetap melakukan zina.. semoga ini menjadi pembelajaran buat kita bersama..

    ReplyDelete
  53. Saat ini jangankan mencari pacar, sekedar mendapatkan teman baru saja sulit, kita harus mencari teman kesana kemari. Untungnya kita bisa mengakali permasalahan tersebut melalui bantuan jejaring sosial facebook. Bahkan tanpa beranjak dari tempat tidur pun kita dapat memiliki pacar sesuai keinginan kita jika memiliki akun facebook. Lalu bagaimana cara memanfaatkan facebook sebagai sarana untuk mencari pacar? Berikut hal-hal yang perlu kamu lakukan:

    https://bahasaremaja.blogspot.co.id/2016/06/cara-mendapatkan-pacar-dari-facebook.html?m=1

    ReplyDelete
  54. Maaf ka tapi bagaimana dengan bersahabat tapi ngerasa kaya pacar ?

    ReplyDelete
  55. Bagaimana hukum tunangan dalam islam?

    ReplyDelete
  56. Bagaimana hukum tunangan dalam islam?

    ReplyDelete
  57. ta'arufan lebih tepatnya,, pacaran abis ijab kabul di ucapkan heeeee

    ReplyDelete
  58. Semua tergantung pada niatx, jadi walaupun kita saling suka kita harus bisa menjaga kesucian seorang wanita tersebut, orang yg baik akan d pertemukan dgn yg baik, sekian wasalam

    ReplyDelete
  59. Semua tergantung pada niatx, jadi walaupun kita saling suka kita harus bisa menjaga kesucian seorang wanita tersebut, orang yg baik akan d pertemukan dgn yg baik, sekian wasalam

    ReplyDelete
  60. taaruf =berkenalan , jika sia a Dan b sdh berkenalan Dan suka -sama suka langsung ajah nikah ,


    Untuk menghindari adanya fitnah, sebaiknya ta’aruf dilanjutkan dengan pertunangan, karena dengan begitu sudah jelas akan adanya niatan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Hal tersebut juga bertujuan agar tidak merugikan salah satu pihak.Setelah adanya ikatan pertunangan, maka tidak ada menyakiti orang lain yang berniat ingin mengkhitobahnya, karena sudah ada yang "buka pintu" duluan. Dalam Al-Qur’an surat An-Nisa’ ayat 3 yang artinya: “Nikahilah wanita yang kamu sukai." Perintah Al Quran tersebut sudah jelas bahwa ada perbedaan antara ta’aruf dengan pacaran. Tidak ada alasan lagi untuk menghalalkan pacaran, karena sudah jelas dalilnya.

    ReplyDelete
  61. Jikala kita berpacaran menuju positif kenapa apakah itu salah juga,mungkin tidak kan jadi kita berpacaran tidak hnya untuk nafsu tapi tapi karna jalan yang positif

    ReplyDelete
  62. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  63. pake jilbab islam yg benar itu gak usah pacaran, gak usah pegangan tangan sama lawan jenis, gak usah pelukan apalagi sampai making love,sama aja lo menodai kesucian jilbab agama islam. jilbab di islam tujuannya untuk menjaga aurat (QS. An-Nur : 31). kalau cinta ya udah langsung nikah aja ga usah pacar2an dulu sampe kebawa nafsu. kalau mau niatnya pacaran dulu gak usah bawa-bawa agama bisa kualat.

    ReplyDelete
  64. Kalau bisa sih di perjelas sejelas-jelas nya .kalau pacaran itu dosa kalau bisa di Indonesia di larang pacaran!!!biar simple.

    ReplyDelete
  65. Gaya BERPACARAN anak remaja sekarang sudah sangat KELEWAT BATAS. Pacaran kalau tidak dengan nafsu mungkin sudah gak asyik (kata sebagian besar anak remaja). coba deh phami kata itu sblum kasih argumen

    ReplyDelete
  66. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  67. Assalamualaikum,

    Ukhti saya mau nanya. Saya itu punya teman laki laki tetapi berpacaran, saya sudah ingatkan bahwa di islam tdk ada pacaran, dia itu bingung bagaimana menyikapinya katanya udh terlanjur sayang plus udah dekat sama orang tua perempuannya dan sampai membuat usaha bersama. Mungkin solusi yang tepatnya itu bagaimana ya?


    Syukron

    ReplyDelete
    Replies
    1. kok bingung.. solusinya ya nikah.. lebih tepatnya segera nikah.
      ada masalah soal nikah?

      silakan baca, jangan menolak hukum jika alasannya karena hati tidak setuju..
      https://konsultasisyariah.com/26465-cara-pacaran-islami.html

      Delete
  68. GILEEE BENEERRRRR.....
    mana ada hukum seperti itu.. dasarnya dari mana? jangan bilang ga semua hal harus ada dasarnya.

    kalo yang ditulis di atas bener berarti anak kecil lebih boleh pacaran? boleh pegangan tangan? boleh peluk2an? kenapa? ya menyentuh anak-anak itu tidak berdosa. tidak membatalkan wudhu, gitu? ya ga lah...
    terus ta'aruf sama ga dengan pacaran? ya jelas beda. mana ada ta'aruf seperti itu.

    ReplyDelete
  69. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  70. Ta'aruf itu perkenalan bukan pacaran dalam islam, perkenalan ini dimaksudkan untuk saling mengenal antara 2 keluarga yg kelak disatukan, dan kalau sudah saling mengenal, tinggal diputuskan untuk lanjut atau tidak ke arah yg lebih serius. Kalau lanjut ada prosesi Khitbah yaitu lamaran dan hasil akhir yaitu menentukan hari pernikahan itulah proses hubungan dalam islam yang sebenarnya, bukan pacaran untuk berdua"n yang cuma modal nembak.

    ReplyDelete
  71. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  72. Pacaran Adalah landasan darimna org Bisa mngnl satu sama lain (Silatuhrahmi) .Sbnrx trgantung dari orgx Pacaran itu haram atau ndaknya Jika dia mlnggar ketentuan firman allah swt dan hadis rosul yang di sampaikan maka pcran itu haram ".nah skrg tinggal intropeksi dri.

    ReplyDelete
  73. Menurut pandangan saya pacaran itu bsa diliat oleh kalian sendiri sesuai dg hati nurani kalian. Apakah diperbolehkan atau tidak. Yang jelas kalau hati pikirana kalian normal (waras)pasti mengatakan bahwa pacaran merupakan perbuatan tercela. Namun masalahnya jika kalian masuk dalam lembah pacara hati pikiran kalian sudah tidak waras. Sehingga apa yg kalian perbuat itu benar dan tidak bsa menerima krbenaran dr orang lain.

    ReplyDelete
  74. Intinya pacaran dalam agama islam itu dilarang. Jelas tergantung kita yang menjalaninya" LDR misalkan, dikala kita sedang berkomunikasi atau sedang telfonan dengan pacar dikala sudah masuk waktu salat. Sebagian orang mungkin lebih memilih untuk tetap melanjutkan komunikasi dan mengabaikan salat. Jelas !!
    Itullah kenapa dalam islam itu sangat dilarang untuk pacaran, jika sudah tidak mampu menahan shawat dan tau latar belakang pasangan kita dan merasa cocok. Segera'lah ambil jalan untuk menikah !! Mohon maaf jika ada kata yang salah. karna itu hanya'lah menurut pendapat saya.

    ReplyDelete
  75. pacaran memang sangat di larang, tpi sekarang banyak yg melakukan nya , meskpun sudah bnyak yang tau tentang hukum, tapi alasannya terkadang, " orang enggak pernah ketemuan, enggak pernah berpelukan,mencium dan menggandeng tangan ".
    alasanya banyak bangett, itulah remaja

    ReplyDelete
  76. Jika pacaran dengan cara orang yang cerdas dan orang yang mengerti agama,mungkin dia akan berpacaran dengan cara yang cerdas dan tidak mungkin mendekati zina..
    Zina adalah berasal dari bahasa Arab yaitu zinah yang artinya persetubuhan antara lelaki dan perempuan yang belum terikat oleh pernikahan,jadi selama kita pacaran belum melakukan zina (persetubuhan)maka tidak ada masalah..Kecuali pacaran dengan memegang lawan jenis,itu bukan zina,tetapi dosa..
    Ingat,zina dan pacaran itu beda.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dan juga,tidak ada larangan pacaran dalam Islam,yang ada adalah larangan berzina,pacaran adalah suatu bentuk pengungkapan rasa cinta dan sayang,zina adalah persetubuhan antara lelaki dan perempuan tanpa terikat oleh status perkawinan /belum menikah

      Delete
  77. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  78. Assalamualaikum wrb. Saya mau nanya. Blh gak pcrn tp masih ingat batasan nya dan batasan tersebut di perketat

    ReplyDelete
  79. Qta hnya sebagian orang munafik yg terjerumus pada kebaikan qta, membela smua pertentangan adalah hal yg munafik, qta berbicara pada berpacaran atw taaruf, tpi qta hnya manusia yg di adu domba, bilang pacaran haram tpi qta pernah pacaran, hal yg munafik mana yg mau di omongin,,, intinya klo tau jgn di lakukan sudah tau pacaran haram msih di lakukan, takut masih di lakukan dosa masih di lakukan itu nama nya MUNAFIK

    ReplyDelete
  80. jangan mencampurkan antara pacaran dan taaruf . dalam syareat islam gk ada kata pacaran . pacaran itu haram . najis . pacaran ya pacaran taaruf ya taaruf .

    ReplyDelete
  81. alhamdulillah, saya mendapatkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat. syukron ( by : www.dakwahsyariah.com )

    ReplyDelete
  82. Yg ngmng semua munafik..pdhl..kalian semua brpcran..susah sekali hidup d jmn dieng,d sekolah aja kita sdah berinteraksi dngn lain jenis..klo menurut ane inamal a,malu biniat,semua tergntung niatnya..

    ReplyDelete
  83. Yg ngmng semua munafik..pdhl..kalian semua brpcran..susah sekali hidup d jmn dieng,d sekolah aja kita sdah berinteraksi dngn lain jenis..klo menurut ane inamal a,malu biniat,semua tergntung niatnya..

    ReplyDelete
  84. Yg ngmng semua munafik..pdhl..kalian semua brpcran..susah sekali hidup d jmn dieng,d sekolah aja kita sdah berinteraksi dngn lain jenis..klo menurut ane inamal a,malu biniat,semua tergntung niatnya..

    ReplyDelete
  85. Yg ngmng semua munafik..pdhl..kalian semua brpcran..susah sekali hidup d jmn dieng,d sekolah aja kita sdah berinteraksi dngn lain jenis..klo menurut ane inamal a,malu biniat,semua tergntung niatnya..

    ReplyDelete
  86. Jaman sekarang..ga ada pernikahan tanpa pacaran..itu reel..dulu aku ga pacaran..karna ktnya dosa..akhirnya akunikah ky beli kucing dalam karung..bukan aku ga ta,arup..tp hnya sebatas..pasti yg d perlihatkan yg baik baik sipatnya..eh..ternyata stelhnikah..keluar semua..borok2nya..js sbnrnya pcaran bisa membantu juga..kita bs mngerti kekurangan dn kelebihan psangn kita,jd tidak salah pilih ky saya..akhirnya nyesel di belakang.jd mnurut ane..pcran itu boleh..
    Selagi bs d prtnggung jwabkn baik agama dn negara,jd pilih istri tdk ky kita beli kucing dalm karung

    ReplyDelete
  87. Situ semua cuman lihat satu sisi..kjelekan akibat dr orang pacaran,yo mari kita itung2an.dr berbagai pelosok.atao daerah indonesia mungkin km mendengar orang hamil dalam pacaran bisa d hitung,dalam satu kampung paling satu atau dua,tp klo d hitung orang yg berpcran terus menikah..hampir tidak bisa d hitung,rata2 orang sblum nikah pcran dulu..dan nikah itu ibadah,bhkn nabi sndiri berkta bhwasanya bukan glongan dr umatku..orang yg tidak mau nikah,itu satu,yg kedua..

    ReplyDelete
  88. Situ semua cuman lihat satu sisi..kjelekan akibat dr orang pacaran,yo mari kita itung2an.dr berbagai pelosok.atao daerah indonesia mungkin km mendengar orang hamil dalam pacaran bisa d hitung,dalam satu kampung paling satu atau dua,tp klo d hitung orang yg berpcran terus menikah..hampir tidak bisa d hitung,rata2 orang sblum nikah pcran dulu..dan nikah itu ibadah,bhkn nabi sndiri berkta bhwasanya bukan glongan dr umatku..orang yg tidak mau nikah,itu satu,yg kedua..

    ReplyDelete
  89. Jadi..walaupun pcaran d anggp jurangnya neraka..tp ternyata..tp klo kita hati2itu bisa juga mnjdi jln ke surga..tentu saja stelah mnjalani pernikahan,tp..perlu d ketahui.
    Ternyata berzina..itu tidak sebatas..orang yg blum nikah,orang yg sudah menikah pun..bisa terjadi.
    Klo dlm kasus tertentu sring x rumah tngga ancur atau ribut..krna..kita kaget dngn sifat psangn kita yg kita tdk ketahui sblum mnikah,akhirnya kdua psangn ini.srring ckcok..bhkn terkadang sampai terucap kt cerai dr laki2sngkin keselnya..walaopun akhirnya tidak terjadi cerai juga,dan tanpa bnyk yg tau bhwa sbnernya hal semacam itu sdh di anggp talak,cerai dalam islam,jd itu sama saja psangn tersebut mlkukan zina..tiyap hari..bhkn setelah menikah ya..jd.menurut ane dngn pcaran kita bs mngenal sifat baik dn buruk psangn kita..agar tidak salah pilih..yg akhirnya berujung pd percerain..bhkbnyk yg tidak jd bercerai..yg akhirnya..sangat patal..berzina dngn istri sndiri karna tidak ketauan kita,tp perlu d garis bwai..kt saya..pcaran boleh..asal kita mmng sdah niat untuknikah..dn itupun klo tujuanya..agar kita bisa tau sifat2kbaikn dn kburukan psangn,tp klo yg msh duduk d bngku sekolh..itu ga boleh..coz blum ada jenjng ksitu.

    ReplyDelete
  90. Jadi..walaupun pcaran d anggp jurangnya neraka..tp ternyata..tp klo kita hati2itu bisa juga mnjdi jln ke surga..tentu saja stelah mnjalani pernikahan,tp..perlu d ketahui.
    Ternyata berzina..itu tidak sebatas..orang yg blum nikah,orang yg sudah menikah pun..bisa terjadi.
    Klo dlm kasus tertentu sring x rumah tngga ancur atau ribut..krna..kita kaget dngn sifat psangn kita yg kita tdk ketahui sblum mnikah,akhirnya kdua psangn ini.srring ckcok..bhkn terkadang sampai terucap kt cerai dr laki2sngkin keselnya..walaopun akhirnya tidak terjadi cerai juga,dan tanpa bnyk yg tau bhwa sbnernya hal semacam itu sdh di anggp talak,cerai dalam islam,jd itu sama saja psangn tersebut mlkukan zina..tiyap hari..bhkn setelah menikah ya..jd.menurut ane dngn pcaran kita bs mngenal sifat baik dn buruk psangn kita..agar tidak salah pilih..yg akhirnya berujung pd percerain..bhkbnyk yg tidak jd bercerai..yg akhirnya..sangat patal..berzina dngn istri sndiri karna tidak ketauan kita,tp perlu d garis bwai..kt saya..pcaran boleh..asal kita mmng sdah niat untuknikah..dn itupun klo tujuanya..agar kita bisa tau sifat2kbaikn dn kburukan psangn,tp klo yg msh duduk d bngku sekolh..itu ga boleh..coz blum ada jenjng ksitu.

    ReplyDelete
  91. Apapun alasannya, apapun macamnya, yang namanya pacaran tetap haram dan dilarang dalam islam, karena pacaran adalah perbuatan yang mendekati zina.

    Visit Back Here Lentera umat


    ReplyDelete
  92. Apapun alasannya, apapun macamnya, yang namanya pacaran tetap haram dan dilarang dalam islam, karena pacaran adalah perbuatan yang mendekati zina.

    Visit Back Here Lentera umat


    ReplyDelete
  93. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  94. http://vallenciakangnata.blogspot.com/2017/05/selamat-jalan-kapten-terry.html


    situs terpercaya!!!!
    joint dan bukti kan sendiri!



    Untuk info selengkapnya silahkan hubungi kami di :
    website : WWW.PELANGI99,COM
    Skype : pelangi_capsa / Pelangi99
    BB : 2B3D585E
    LINe: pelangi99.com
    whatsap:+855 166 75 661
    Facebook : Pelangi99
    No HP : +855 166 75 661
    Yahoo : pelangi99_cs@yahoo.com

    ReplyDelete
  95. http://sellasx.blogspot.com/2017/05/patung-garam-8-ton-dipertunjukkan-di.html?view=classic

    ReplyDelete
  96. Jika memang pacaran itu dilarang, lantas bagaimana jika ada lawan jenis yg hanya sekedar smsan dan telponan ataupun di jejaring sosial saling mengungkapkan perasaannya tetapi tidak pacaran. Tidak pernah berbuat apa apa, baik bersentuhan, berdua duaan. Bahakn melihat wajahnya saja belum pernah..

    ReplyDelete
  97. Saya stju bang "Randy cplin"
    Klian smua mlihat pcaran it cmn di sisinegatifnya aja.

    ReplyDelete
  98. Bukannya munafik, tetapi kita sama2 saling mengingatkan satu dengan yg lain.. dulu ku pernah pacaran dan saat ku semakin mempelajari agama ternyata pacaran itu awal mendekati zina. Sebelum semua terlambat lebih baik segera putus dan cepat lamar terus nikah (mantan jadi manten, hehehee)..
    Kalau belum siap nikah, lebih baik sibuk mempelajari/menyiapkan ilmu rumah tangga dan hal penting lainnya termasuk berkumpul dengan teman dan keluarga. In Sya Allah bermanfaat buat kita.
    Saya pun baru belajar agama, makasih teman sudah berbagu ilmu

    ReplyDelete
  99. Apakah jika kta mmakai make up kta tdk akn msuk surga...

    ReplyDelete
  100. Semua itu tergantung pelaksananya mas mbak, jika bertujuan baik dak akhirnya baik juga,.. Insyaallah pacaran itu tidak akan melakukan zina

    ReplyDelete